(by Nathanael Nataherijadi - 1801374255)
Day 1
Hari ini hari pertama kami melakukan kegiatan mengajar di PAUD. Tempat PAUD tersebut walau pun kecil namun anak - anaknya pintar. Mereka hafal sekali Pancasila dengan membuatnya menjadi sebuah lagu. Jadi kegiatan pengajaran menjadi sangat mudah. Dan mereka juga kreatif, saya kagum dengan anak-anak PAUD tersebut.
Day 2
Saya tidak bisa ikut mengajar di PAUD karena berhalangan jadwal kuliah.
Day 3
Hari ini juga saya tidak bisa ikut mengajar di PAUD
Day 4
Hari ini hari terakhir kami mengajar di PAUD. Saya,Harry, dan Devlin pergi bersama sedangkan Andrean dan Elsa sudah berangkat terlebih dahulu.Saat kami di sana, kami memulai dengan membacakan sebuah dongeng, lalu kami bermain bersama dengan melipat kertas lipat menjadi pesawat. Tidak terasa waktu telah berlalu waktu kami di sana sudah habis. Sebagai perpisahan kami memberikan buku cerita tersebut dan sebuah mainan puzzle.
Journal PAUD Kelompok 3 LA62
Rabu, 21 Januari 2015
Senin, 29 Desember 2014
Jurnal PAUD - Harry Agustian
(By: Harry Agustian - 1801375661)
Day 1
Hari pertama saya pergi ke PAUD dengan Devlin, Nathanael,
Andrean, dan Elsa. Kami naik angkutan umum busway ke daerah Tanah Sereal, yang
terletak tidak jauh dari halte busway Harmoni. Sebelumnya kami sudah pernah ke
PAUD ini. Saat pertama kali kami mencari tahu dimana PAUD ini, kami kesulitan
mencarinya karena PAUD ini letaknya berada dalam gang kecil di belakang
perumahan. Saya cukup prihatin melihat kondisi PAUD ini sendiri, karena hanya
terdiri dari 1 ruangan belajar dan 1 kamar mandi. Ruangan belajarnya pun
terkesan sempit karena banyak peralatan belajar mengajar dan mainan anak-anak.
Hari pertama, kami mengajarkan tentang warna dan bentuk. Meski dibilang “mengajarkan”,
anak-anak ini sudah pada tau tentang warna dan bentuk.. Jadi kami cuma seperti “mereview”
dan bertanya jawab saja tentang warna dan bentuk. Sekitar pukul 11.00, kelas
PAUD berakhir, dan kami berfoto dengan Ibu Eni & pengajar yg lain, serta
dengan anak-anak disini. Kami kembali ke Binus menggunakan busway dari Tanah
Sereal.
Day 2
Karena jadwal kuliah, hari ini saya tidak ikut mengajar.
Day 3
Hari ini kami datang terlambat, dikarenakan menunggu busway
yg cukup lama. Kelas dimulai pukul 08.30, tapi sampai sana hampir pukul 09.00.
Kami sedikit dimarahi oleh Ibu Rohaeni karena datang terlambat.
Hari ini kami mengajarkan tentang kendaraan dan buah-buahan. Anak-anak juga mewarnai buku mewarnai mereka. Kami bertanya jawab dengan mereka seputar buah-buahan dan kendaraan-kendaraan. Tidak lupa juga kami menyinggung tentang warna dari buah-buahan tersebut, agar mereka tidak lupa. Kami menanyakan apakah mereka sudah pernah memakan buah tsb atau belum. Kami pulang pukul 11.00 ke Binus.
Hari ini kami mengajarkan tentang kendaraan dan buah-buahan. Anak-anak juga mewarnai buku mewarnai mereka. Kami bertanya jawab dengan mereka seputar buah-buahan dan kendaraan-kendaraan. Tidak lupa juga kami menyinggung tentang warna dari buah-buahan tersebut, agar mereka tidak lupa. Kami menanyakan apakah mereka sudah pernah memakan buah tsb atau belum. Kami pulang pukul 11.00 ke Binus.
Day 4
Hari ini adalah hari terakhir kami mengajar di PAUD ini. Ada
sedikit rasa sedih di dalam hati saya, karena saya mungkin tidak akan bertemu
dengan anak-anak kecil yg lucu ini lagi.. Kami membawakan puzzle dan buku
cerita sebagai kenang-kengan untuk mereka. Kami membacakan buku cerita tsb
kepada mereka. Selesai mengajar, kami berpamitan dan mengucapkan terimakasih
kepada Ibu Rohaeni dan guru-guru PAUD yg lain, karena berkat bantuan mereka,
kami mendapat pengalaman berharga yang tidak akan pernah kami lupakan dalam
hidup kami..
Sabtu, 06 Desember 2014
Jurnal PAUD,
Nama: Elsa Tiara Oktia Furi
NIM: 1801386280.
Day 1.
Hari pertama mengajar, pada hari Rabu, saya, Elsa Tiara Oktia Furi, dan ke-empat teman kelompok CB saya, yaitu Andrean, Devlin, Harry dan Nael, berangkat dari Binus menuju PAUD Tansera bersama-sama dengan angkutan umum.
Setibanya di PAUD, kami memperkenalkan diri pada anak-anak yang bersemangat untuk belajar bersama kami. Meskipun tempat kami mengajar sangat kecil dan menurut saya tidak layak untuk dijadikan sebuah kelas untuk belajar anak, anak-anak terlihat bersemangat untuk kami ajar. Itu adalah pengalaman pertama kami menjadi pengajar, jadi kami agak malu dan canggung saat pertama kali mengajar. Namun anak-anak yang lucu dan aktif tersebut membuat kami bersemangat untuk membimbing mereka.
Kami mengajarkan warna, bentuk, angka, dan buah-buahan. Anak-anak cepat beradaptasi dengan kami, dan mereka sangat aktif mengikuti pelajaran. Setiap kami mengajarkan hal baru pada mereka, mereka mampu menerimanya dengan baik dan menerapkannya, seperti saat kami mengajarkan mereka untuk duduk manis saat pelajaran dan tidak mengobrol saat pelajaran. Guru mereka juga dengan baik hati membantu kami cara mengajar anak-anak yang efektif agar tidak cepat bosan. Karena usia mereka usia untuk bermain, guru mereka selalu mengajarkan sesuatu sambil bernyanyi agar mudah diingat oleh anak-anak.
Hari pertama mengajar sangat menyenangkan karena itu adalah hal baru bagi saya, menjadi guru bagi anak PAUD.
Day 2.
Hari kedua, saya mengajar bersama Andrean. Kami berdua mengajarkan cara membaca dan mewarnai gambar. Anak-anak membaca lalu mewarnai gambar di bukunya masing-masing. Di PAUD Tansera terdapat tiga tingkatan anak, tingkat A, B, dan bermain. Mereka tetap digabung dalam satu kelas karena memang hanya terdapat satu ruang di PAUD tersebut. Jadi saya dan Andrean harus mengajarkan tiga materi yang berbeda kepada mereka berdasarkan tingkatannya.
Andrean juga sempat berdongeng dengan boneka sebagai alat peraganya. Anak-anak mendengarkan dongeng sambil tertawa karena ceritanya yang lucu. Dengan begitu anak-anak tidak bosan selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Day 3.
Hari ketiga, saya mengajar bersama Devlin, dan Harry. Kami terlambat datang saat itu, sehingga guru dari PAUD Tansera sempat menegur kami.
Anak-anak belajar membaca dan mewarnai di buku masing-masing.
Kami juga mengajarkan alat transportasi, hewan, dan buah-buahan dari gambar di sebuah poster. Anak-anak aktif bertanya saat kami memperkenalkan masing-masing fungsi dari alat transportasi dan jenis-jenisnya, nama-nama hewan, sayur dan buah-buahan. Rasa penasaran mereka terhadap hal baru sangat terasa, membuat saya teringat masa-masa kecil saya yang selalu penasaran dengan hal baru yang baru saya ketahui. Sehingga kami menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka dengan jawaban yang bertujuan untuk menambah pengetahuan mereka.
Day 4.
Hari keempat, saya mengajar bersama Andrean, Devlin, Harry, dan Nael. Kami membawa puzzle dan buku cerita untuk anak-anak. Harry membacakan buku cerita, dan anak-anak mendengarkan. Setelah itu kami mengajarkan origami kepada mereka, dan bermain bersama.
Nama: Elsa Tiara Oktia Furi
NIM: 1801386280.
Day 1.
Hari pertama mengajar, pada hari Rabu, saya, Elsa Tiara Oktia Furi, dan ke-empat teman kelompok CB saya, yaitu Andrean, Devlin, Harry dan Nael, berangkat dari Binus menuju PAUD Tansera bersama-sama dengan angkutan umum.
Setibanya di PAUD, kami memperkenalkan diri pada anak-anak yang bersemangat untuk belajar bersama kami. Meskipun tempat kami mengajar sangat kecil dan menurut saya tidak layak untuk dijadikan sebuah kelas untuk belajar anak, anak-anak terlihat bersemangat untuk kami ajar. Itu adalah pengalaman pertama kami menjadi pengajar, jadi kami agak malu dan canggung saat pertama kali mengajar. Namun anak-anak yang lucu dan aktif tersebut membuat kami bersemangat untuk membimbing mereka.
Kami mengajarkan warna, bentuk, angka, dan buah-buahan. Anak-anak cepat beradaptasi dengan kami, dan mereka sangat aktif mengikuti pelajaran. Setiap kami mengajarkan hal baru pada mereka, mereka mampu menerimanya dengan baik dan menerapkannya, seperti saat kami mengajarkan mereka untuk duduk manis saat pelajaran dan tidak mengobrol saat pelajaran. Guru mereka juga dengan baik hati membantu kami cara mengajar anak-anak yang efektif agar tidak cepat bosan. Karena usia mereka usia untuk bermain, guru mereka selalu mengajarkan sesuatu sambil bernyanyi agar mudah diingat oleh anak-anak.
Hari pertama mengajar sangat menyenangkan karena itu adalah hal baru bagi saya, menjadi guru bagi anak PAUD.
Day 2.
Hari kedua, saya mengajar bersama Andrean. Kami berdua mengajarkan cara membaca dan mewarnai gambar. Anak-anak membaca lalu mewarnai gambar di bukunya masing-masing. Di PAUD Tansera terdapat tiga tingkatan anak, tingkat A, B, dan bermain. Mereka tetap digabung dalam satu kelas karena memang hanya terdapat satu ruang di PAUD tersebut. Jadi saya dan Andrean harus mengajarkan tiga materi yang berbeda kepada mereka berdasarkan tingkatannya.
Andrean juga sempat berdongeng dengan boneka sebagai alat peraganya. Anak-anak mendengarkan dongeng sambil tertawa karena ceritanya yang lucu. Dengan begitu anak-anak tidak bosan selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Day 3.
Hari ketiga, saya mengajar bersama Devlin, dan Harry. Kami terlambat datang saat itu, sehingga guru dari PAUD Tansera sempat menegur kami.
Anak-anak belajar membaca dan mewarnai di buku masing-masing.
Kami juga mengajarkan alat transportasi, hewan, dan buah-buahan dari gambar di sebuah poster. Anak-anak aktif bertanya saat kami memperkenalkan masing-masing fungsi dari alat transportasi dan jenis-jenisnya, nama-nama hewan, sayur dan buah-buahan. Rasa penasaran mereka terhadap hal baru sangat terasa, membuat saya teringat masa-masa kecil saya yang selalu penasaran dengan hal baru yang baru saya ketahui. Sehingga kami menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka dengan jawaban yang bertujuan untuk menambah pengetahuan mereka.
Day 4.
Hari keempat, saya mengajar bersama Andrean, Devlin, Harry, dan Nael. Kami membawa puzzle dan buku cerita untuk anak-anak. Harry membacakan buku cerita, dan anak-anak mendengarkan. Setelah itu kami mengajarkan origami kepada mereka, dan bermain bersama.
Jumat, 05 Desember 2014
Journal PAUD - Andrean
(By: Andrean - 1801406401)
DAY 1
Hari rabu, saya bersama elsa, harry, nathael, dan devlin pergi ke paud tanah sereal pada pukul 7.30 dan kami tiba di sana pada pukul 8 lewat, kami cukup kaget melihat kondisi paud yang kami dapatkan kurang bagus dan kecil, sungguh sayang sekali, tempat yang baik digunakan untuk anak anak malah kecil sedangkan tempat yang kurang berguna malah besar besar, ya begitulah
Lalu setelah sampai saya dan kawan kawan bingung harus bahan apa yang harus diajarkan, ya saya mengajarkan apa yang seharusnya diajarkan, saya mengajar warna, bentuk, hal hal sekeliling lingkungan dan banyak lagi, ternyata anak anak nya bisa mengikuti dengan baik ya puji syukur tuhan, dan setelah lewat jam 11 kamu pun pamit untuk pulang ke binus setelah sampai di binus kami semua berpencar ke rumah masing masing.
DAY 2
Hari senin, hanya saya dan elsa yang hanya bisa pergi ke paud karena anak yang laen terganggu dengan kuliah nya, saya bersama elsa pergi ke paud menggunakan motor, karena saya sudah hafal jalan mungkin bisa sampe ke paud lebih cepat dari rabu kemarin ternyata tidak, macet nya gk kebayang bener bener mau jalan 100m aja butuh 30menit, setelah itu baru lah sampe saya dan elsa ke tujuan dengan muka letih dan lesuh, tetapi tidak apa apa karena tujuan saya datang ke paud untuk mengajar adik adik yang kecil dan lucu, selanjutnya kami mengajarkan hari bulan dan bumi banyak hal yang adik adik dapatkan dari saya, dari hal yang paling kecil hingga hal hal yang mungkin orangtua nya belom tahu, dan seperti biasa saya dan elsa pamit pulang karena jam sudah pukul 11 lewat.
DAY 3
Saya tidak ikut ke paud karena ada jadwal kuliah SP
DAY 4
Hari rabu ini hari terakhir saya paud lalu saya dan teman teman telah membeli 1 buku cerita untuk anak anak dan mainan puzzle untuk anak anak, kami pun berangkat dan setelah sampai seperti biasa nunggi yang laen karena saya naek motor jadi lebih cepat dan setelah semua berkumpul kami langsung mengajarkan adik adik dongeng dan cerita anak kecil, mereka semua tertarik, dan kami memberikan buku dan mainan sebagai hadiah untuk mereka dan setelah lewat jam 11 kami pun segera pulang.
DAY 1
Hari rabu, saya bersama elsa, harry, nathael, dan devlin pergi ke paud tanah sereal pada pukul 7.30 dan kami tiba di sana pada pukul 8 lewat, kami cukup kaget melihat kondisi paud yang kami dapatkan kurang bagus dan kecil, sungguh sayang sekali, tempat yang baik digunakan untuk anak anak malah kecil sedangkan tempat yang kurang berguna malah besar besar, ya begitulah
Lalu setelah sampai saya dan kawan kawan bingung harus bahan apa yang harus diajarkan, ya saya mengajarkan apa yang seharusnya diajarkan, saya mengajar warna, bentuk, hal hal sekeliling lingkungan dan banyak lagi, ternyata anak anak nya bisa mengikuti dengan baik ya puji syukur tuhan, dan setelah lewat jam 11 kamu pun pamit untuk pulang ke binus setelah sampai di binus kami semua berpencar ke rumah masing masing.
DAY 2
Hari senin, hanya saya dan elsa yang hanya bisa pergi ke paud karena anak yang laen terganggu dengan kuliah nya, saya bersama elsa pergi ke paud menggunakan motor, karena saya sudah hafal jalan mungkin bisa sampe ke paud lebih cepat dari rabu kemarin ternyata tidak, macet nya gk kebayang bener bener mau jalan 100m aja butuh 30menit, setelah itu baru lah sampe saya dan elsa ke tujuan dengan muka letih dan lesuh, tetapi tidak apa apa karena tujuan saya datang ke paud untuk mengajar adik adik yang kecil dan lucu, selanjutnya kami mengajarkan hari bulan dan bumi banyak hal yang adik adik dapatkan dari saya, dari hal yang paling kecil hingga hal hal yang mungkin orangtua nya belom tahu, dan seperti biasa saya dan elsa pamit pulang karena jam sudah pukul 11 lewat.
DAY 3
Saya tidak ikut ke paud karena ada jadwal kuliah SP
DAY 4
Hari rabu ini hari terakhir saya paud lalu saya dan teman teman telah membeli 1 buku cerita untuk anak anak dan mainan puzzle untuk anak anak, kami pun berangkat dan setelah sampai seperti biasa nunggi yang laen karena saya naek motor jadi lebih cepat dan setelah semua berkumpul kami langsung mengajarkan adik adik dongeng dan cerita anak kecil, mereka semua tertarik, dan kami memberikan buku dan mainan sebagai hadiah untuk mereka dan setelah lewat jam 11 kami pun segera pulang.
Journal PAUD - Devlin Setiawan
Devlin Setiawan
1801381651
DAY 1
Hari rabu, saya bersama Elsa, Harry,
Nael, dan Andrean pergi ke paud tanah sereal untuk mengajar pada pukul 7.30 dan
kami tiba di sana pada pukul 8 lewat, kami cukup kaget melihat kondisi paud
yang kami dapatkan kecil dan anak-anak yang ada disana duduk berdempetan.
Disana juga tidak ada AC sehingga keringat terus mengucur dari awal sampai
akhir pertemuan.
Jujur, kami bingung materi apa yang
harus diajarkan, akhirnya Andrean mengajarkan apa yang seharusnya diajarkan,
Andrean mengajar warna, bentuk, hal hal sekeliling lingkungan dan saya dan
Harry ikut membantu Andrean dalam mengajar sedangkan Elsa bertugas untuk
mengambil foto. Ternyata anak-anak bisa mengikuti dengan baik dan setelah lewat
jam 11 kamu pun pamit untuk pulang ke binus setelah sampai di binus kami semua makan
bersama-sama terlebih dahulu di warteg dekat Binus setelah itu baru pulang ke
rumah masing-masing.
Nilai pancasila yang diterapkan hari ini
adalah sila ke-1,2,3,4,dan 5
DAY 2
Saya, Harry, dan Nael tidak pergi ke
untuk mengajar PAUD karena terhalang jadwal kuliah yang padat.
DAY 3
Saya, Elsa, Harry yang pada hari ini
mengajar PAUD. Ksmi pergi dari Binus Syahdan sekitar jam 08.40 dan sampai di
tempat PAUD sekitar jam 09.00 (gara-gara kelamaan nunggu busway) jadi akhirnya
telat deh sampai disana. Kami dinasehati oleh ibu Rohaeni agar tidak telat
lagi. Pada hari ini saya dan Harry mengajar tentang nama-nama kendaraan seperti
mobil, motor, pesawat, kapal, traktor, sepeda, dan lain-;lain beserta
fungsi-fungsinya sedangkan Elsa kembali bertugas untuk mengambil foto. Kami
pamit untuk pulang pada jam 11.00 setelah waktu PAUD berakhir.
Nilai pancasila yang diterapkan hari ini
adalah sila ke-1,2,3,4,dan 5
DAY 4
Hari rabu ini adalah hari terakhir kami
mengajar PAUD, saya dan teman teman juga telah membeli 1 buku cerita dan mainan
puzzle sebagai hadiah untuk anak-anak, kami pun berangkat dan ternyata setelah
sampai Andrean dan Elsa sudah ada karena mereka jalan terlebih dahulu dari
Binus naik motor. Setelah semua berkumpul kami langsung mengajarkan anak-anak
dongeng dan cerita anak kecil, mereka semua tertarik, dan kami memberikan buku
dan mainan sebagai hadiah untuk mereka dan setelah lewat jam 11 kami pun segera
pulang.
Nilai pancasila yang diterapkan hari ini
adalah sila ke-1,3,4,dan 5
Nilai pancasila :
Sila ke-1 karena setiap sebelum dan
sesudah kegiatan belajar mengajar, anak-anak dibiasakan untuk berdoa terlebih
dahulu.
Sila ke-2 karena anak-anak diajrkan
untuk tidak menyakiti atau berantem dengan satu sama lain.
Sila ke-3 karena anak-anak diajrkan
untuk saling bersatu dan bekerja sama dalam permainan.
Sila ke-4 karena anak-anak diajarkan
untuk mengacungkan jari terlebih dahulu untuk memberikan jawaban.
Sila ke-5 karena guru tidak
membeda-bedakan anak-anak baik ada yang lebih pintar maupun kurang pintar.
Saran dan masukan :
Tempatnya terlalu kecil dan tidak nyaman
untuk kegiatan belajar mengajar seharusnya orang-orang kaya berumah besar di
lingkungan dekat PAUD bisa membantu untuk menyediakan tempat yang lebih layak
dan fasilitas yang mendukung (seperti kipas angin atau AC).
Pendapat/ kesan dan pesan dari yang
menerima :
Jangan telat datang.
Langganan:
Komentar (Atom)











